Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Sunday, October 25, 2015

(The Same) Mistakes-Promises-Forgiveness

(The Same) Mistakes-Promises-Forgiveness

Pernah melakukan kesalahan yang sama kepada orang yang sama nggak? Yah, mungkin banyak yang seperti itu. Melakukan satu kesalahan, trus minta maaf. Besoknya melakukan kesalahan yang sama, minta maaf, berjanji nggak melakukan kesalahan itu lagi. Eh, besok dan besok dan besoknya lagi dilakukan lagi. Well, kembali ke teori klasik: manusia hanya makhluk biasa yang nggak luput dari kesalahan (yang sama).

Kadang kita memang harus belajar memahami, sabar, tegar, maklum, kadang harus memahami, harus sabar, harus tegar, harus maklum, atau bahkan sok maklum, sok tegar, sok sabar! Mau gimana lagi, dari pada ujung-ujungnya fight.

Tapi, coba deh ya bagi kalian yang punya habbit seperti itu, bisa nggak sih yang seperti itu diubah? Ada teori yang lain: manusia itu adalah makhluk senpurna karena memiliki akal dan pikiran. Nah, tahu, kan, maksudnya apa?

Sometime, coba pikirkan perasaan mereka-mereka yang pernah kamu sakiti dengan kesalahanmu itu. Mereka memang tampaknya selalu bisa memaafkan. But, you know, maaf mereka bukan hanya untuk kalian saja. Terlebih, jika kalian pernah meminta maaf dan make a deal untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi. Tapi, kalian melakukannya, again and again! So, where is those your promises?, huh?

Nah, please, cobalah belajar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama,seperti mereka yang bisa belajar untuk memaafkan kesalahan kalian yang sama itu!

DILA NOVIA
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/ MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: tulisandila.wordpress.com
Twitter:@noviafrd
Instagram: https://instagram.com/dilanovia/

Continue reading...

Keping Patah

Keping Patah

Kepada wanita yang hendak bunuh diri

Ketahuilah, aku juga sama sepertimu
Berkali-kali memutuskan untuk menyerah dan tak ingin lagi punya kepala
Tidur secara tergesah-gesah tetapi mata tak urun terpejam jua
Makan bersuap-suap tetapi tak ada sebutirpun nasi yang terlumat
Menatap dengan tajam tapi tak ada bayangan yang terpantulkan

Kepada wanita yang ingin menyerah saja

Aku juga sama sepertimu
Bingung kepada siapa lagi hendak mengadu
Langkahnya gontai, pikirannya landai
Tidak ada lain kata kecuali, menyerahlah
Mati mungkin sempurna, nafaspun sia-sia

Kepada wanita yang berkerudung duka

Aku pernah berjalan searah denganmu
Menyulam air mata menjadi tudung penutup luka
Membiarkan kacau semakin besar, dan siap menikam dengan kejam
Aku juga ingin memejam
Tertidur untuk merasakan semua hal baik-baik saja tanpa harus berusaha

Kepada wanita itu, sungguh aku berkata

Menyerah memang baik adanya
Bila kamu ingin semua sudah, maka tinggalkan lah semua hal begitu saja
Biarkan semua hal membusuk dari hari ke harinya

Tapi..
Kamu akan hidup dirundung duka sepanjang masa
Masalah akan tumbuh lebih cepat dari panjang tubuhmu
Hadapilah..
Berdoalah jika semua hal terasa terlalu susah
Menangislah jika semua orang ternyata menyia-nyiakan mu begitu saja
Mengumpatlah hingga suaramu serak dan tak ada lagi kata
Keluarkan segala hal yang kamu mau, apapun itu keluarkan saja

Berteriaklah seakan akan kamu memaki takdirmu sendiri
Tenggelamlah seolah-olah itu adalah laut yang paling dalam
Teteskanlah air mata hingga-hingga kamu membendung waduk yang indah

Dirimu sepenuhnya hak kamu, tapi lari bukanlah hal yang patut dijalani
Kamu sempurna, jika semua hal kamu lewati tanpa kata menyerah

INTAN IRA
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: http://aksaraira.blogspot.co.id/

Continue reading...

Think You Are Beautiful!

Think You Are Beautiful!

Tidak percaya diri, terlalu gendut, perut tidak langsing, pantat kurang montok, kulit nggak putih, model baju nggak update, wajah pucat karena make up kurang tebel, dan lain-lain dan lain-lain dan lain-lain! Huh, biasanya masalah semacam itu dialami oleh para wanita. Kenapa? Karena sudah menjadi rahasia publik kalau wanita itu suka banget memperhatikan penampilan. I don’t care about that karena hal itu merupakan hak setiap manusia yang merasa dirinya wanita.

Nah, yang menjadi masalahnya ketika banyak wanita yang merasa tidak percaya diri karena melihat wanita lainnya (ehem..sulit buat ngomong) lebih cantik dan mulus dan tinggi dan langsing dan putih dari dia. Rasa-rasanya memang sudah biasa para wanita saling mengamati bagaimana cara penampilan wanita lainnya (tentunya dengan cara melihat yang sopan dan tidak berlebihan). Sekedar mengagumi saya rasa tidak masalah. Apalagi setelah melihat penampilan wanita yang faktanya memang oke, dia bisa belajar dan merubah penampilannya menjadi lebih baik (tapi nggak plagiat juga, ya). Setidaknya bisa dijadikan referensi lah.

Big trouble itu ketika salah seorang wanita merasa minder ketika melihat wanita lain yang penampilannya lebih menarik. Parahnya lagi mereka akan langsung berfikir kalau mereka itu jelek! Sigh! Bukannya mau membanding-bandingkan fisik. Tapi, yang namanya penampilan memang sudah ditunjang dengan bentuk fisik kita masing-masing. Kadang, kita sering melihat penampilan seseorang itu menarik karena dia memang sudah dianugerahi Tuhan untuk memiliki tubuh yang menarik pula. Walaupun baju yang dipakainya biasa-biasa saja. Jadi, jangan sampai merasa minder dengan penampilan yang merupakan perwakilan dari jati diri kita sendiri. Kalau kita meniru bagaimaca cara penampilan orang lain hanya agar kita bisa sama dengan mereka, sama saja yang di dalam diri kita bukan kita yang seutuhnya.

Saya sangat setuju dengan lagu yang dilantunkan oleh Selena Gomez, Who Says. Bagi Anda yang sering merasa minder, lagu ini bisa menjadi pemicu semangat dan keyakinan Anda bahwa di bumi ini tidak ada yang jelek. Manusia itu lahir dari Sang Maha Sempurna. Jadi, buang jauh rasa minder, nggak PD, dan segala macam penyakit yang berhubungan dengan itu. Not Work, you know!

Oh ya, coba deh teriakin ke diri masing-masing, “I’m no beauty queen, I’m just beautiful me!” :)

Who says, who says you’re not perfect
Who says you’re not worth it
Who says you’re the only one that’s hurting
Trust me that’s the price of beauty
Who says you’re not pretty
Who says you’re not beautiful, who says?

–Selena Gomez-Who Says

DILA NOVIA
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/ MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: tulisandila.wordpress.com
Twitter:@noviafrd
Instagram: https://instagram.com/dilanovia/

Continue reading...

Saturday, October 17, 2015

Understand, Understood, Understanding

Undetstand, Understood, Understanding

Hampir mirip memang, namun kata-kata itu memiliki makna berbeda.
Walau berbeda, aku rasa ketiganya harus mendapatkan porsi yang sama.
Sama-sama mengerti, sama-sama dimengerti, sama-sama pengertian.
“Sama-sama” itulah yang akan menimbulkan kebersamaan.
Sama-sama merasakan apa yang ingin kita rasakan untuk orang lain, dan apa yang orang lain rasakan untuk kita.
Sound good, right? Lantas, bagaimana jika ketiga hal tersebut tidak seimbang?
I think you know that answer.
Misal, jika kamu merasa mengerti akan sifat orang lain, dan orang tersebut tidak mengerti akan sifatmu, bagaimana perasaanmu?
Atau, rasa-rasanya kamu telah memberikan pengertian yang cukup pada seseorang, namun orang itu tidak mau mengerti bahwa kamu juga ingin dimengerti. So, what do you feel?
Kadang hal-hal seperti itu sering dianggap temeh.
Mungkin orang lain telah mencoba untuk mengerti kita, namun kita tidak mencoba atau bahkan lupa untuk mencoba mengerti dia.
Coba direnungkan kembali. Jika suatu saat segala macam bentuk pengertian itu hilang dari seseorang yang telah mengerti kita, hanya karena kita tidak mau mengerti dia, dan hanya kita yang mau dimengerti, apa yang akan terjadi?
Akankah dia akan selalu mengerti kita? I think NO!!!
Hidup itu layaknya bandul jam. Timbal balik, ke kiri dan ke kanan.
Kamu dan dia, saling mengerti dan saling dimengerti.
Jangan berfikiran bahwa caramu memperlakukan seseorang telah tepat.
Tidakkah kamu sadar dia juga memiliki cara?
Coba fikirkan caramu, dan fikirkan juga caranya.
Coba mengerti, jangan hanya mau dimengerti.

DILA NOVIA
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/ MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: tulisandila.wordpress.com
Twitter:@noviafrd
Instagram: https://instagram.com/dilanovia/

Continue reading...

Saturday, October 3, 2015

Nunda Kerja? NO NO NO. . .

Nunda Kerja? NO NO NO. . .

Hmm…. udah kapok banget kalau nunda-nunda kerja, salah satunya nunda ngerjain tugas kuliah. Ada aja godaan buat bilang ‘ntar‘ kalau udah mau ngerjainnya. Kadang larut gara-gara baca novel, dengerin MP3, denger radio, and too much temptation. Nah, kalo besoknya udah jadwal buat dikumpulin,  salah satu soslusinya ya begadang, ujung-ujungnya besok pagi di kampus ngantuk parah! :p

Anyway, menunda pekerjaan berarti membuang-buang waktu. Apalagi kalau kamu sering menunda tugas-tugas kampus, kamu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau udah begini gimana kamu bisa menjadi mahasiswa yang sukses. Nah, beberapa hari yang lalu saya baca majalah yang isinya tips buat kamu biar ngga suka nunda kerja. And something you must do are. . .

Janji pada diri sendiri. Tidak ada yang menginginkan kamu menjadi bintang dalam apapun selain kamu sendiri, kan? Jadi, katakan pada diri sendiri bahwa hanya kamu yang bisa mengontrol hidupmu.

Bikin daftar. Mana yang harus kamu selesaikan dulu? Bikin daftar sesuai prioritas. Lalu di paling bawah tambahkan hal-hal yang dari dulu ingin kamu kerjakan, misalnya saja membersihkan kamar. Hmm…mau nonton TV? Boleh-boleh saja, tapi biasakan diri untuk menonton tidak lebih dari dua jam sehari. Jangan sampai terlalu lama dan membuat jadwal belajarmu berantakkan.

Beri hadiah untuk dirimu. Hari libur nih, semua pekerjaan sudah selesai. Kalau ada waktu, pergilah jalan-jalan bersama teman-teman atau menonton film yang dari minggu lalu belum sempat kamu tonton. Jungan lupa hadiahi dirimu dengan popcorn superzise!

Well, semoga informasinya bermanfaat. Jangan mau jadi Mr or Ms Later ya :)  Get up and do the best thing!

DILA NOVIA
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/ MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: tulisandila.wordpress.com
Twitter:@noviafrd
Instagram: https://instagram.com/dilanovia/

Continue reading...

Wednesday, September 30, 2015

Dan And

Dan And

Dan And
Dan hidup ini sudah dimulai,
Saat kegelisahan yang mulai mengancam
Mulai sirna, dan
Merajut yang baru

Dan semuanya baru akan dimulai,
Saat kebahagiaan yang akan menjadi akhir
Berbelok, dan
Mencari yang lain

Dan mimpi ini seakan terbunuh,
Seakan datang lagi
Menyongsong pagi dan
Terus akan datang

Dan usaha yang telah menggelora,
Tampak tak ada hasil
Menutup harapan, dan
Semangat sampai titik akhir

And me ?
I hope God will make
My way to through this life
And.

YUTTA PARAMARESI
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: http://rumahyutta.blogspot.co.id

Continue reading...

Tuesday, September 29, 2015

Teenagers

Teenagers

Mari kita laksanakan rajin belajar..!!

Ahahaha,,, dasar, kita tu anak remaja kritis banget jadi orang, kalo disuruh belajar, sama mama gak mau alesannya udah dong, kalo disuruh mandi alesannya airnya dingin, kalo disuruh nyapu alesannya seroknya patah, kalo disuruh bantu nyuci alesannya takut cacing. tapi kok kalo disuruh nonton tv gak kritis ya? Ditanyain tenyang ftv malah semangat, disuruh buka internet, semangat malah buka fb, twitter. dasar dasar.

Baru tobat kalo mau UAS, gilak pada rajin belajar, ortu pulang kantor, belajar. Ortu selese mandi, belajar juga, ortu belum bangun pagi, udah mandi siap pake seragam terus lagi belajar. *Hahha, kayaknya harus ujian tiap hari kali ye biar gak naik pitam terus nambah dosa soalnya "ngeles" terus sama ortu.. hehehehe

Jadi anak remaja gak selamanya enak, gak selamanya sedih juga, identik dengan sekolah, kalo lagi ujian mintanya TUNTAS, *amin. Anak sekolah sering punya pandangan berbeda tentang hidup, dibanding dengan mereka yang dewasa kita sering dianggap salah, padahal gak mesti lo. tapi kadang mereka juga sih yang bener.

Paradikmahnya tentang pendidikan aja, antara anak yang satu sama yang lainnya aja kerap berbeda. Kenapa sih yang beda itu yang dianggap "enggak" ? Kenapa juga yang sama itu dianggep bener? Kan berbeda berarti perubahan, berbeda berarti jati diri, berbeda berarti progres, berbeda berarti unik, dan satu lagi berbeda gak berarti salah!.

Kalah sama mereka yang pasaran yang buat kamu down ? Hak lucu, mana ke-kritisanmu ? Masak cuma kritis kalo bantah ortu? Itu juga kesalahan kita salah menempatkan kemampuan masa remaja dengan baik dan benar ... ahahhahahahah

Ayo semangat remaja :
>> UJIAN TUNTAS
>> MENEMPATKAN KEMAMPUAN DENGAN BAIK
>> PATUH ORTU
>> KRITIS
>> BELAJAR
>> BERDOA
>> SEIMBANG

YUTTA PARAMARESI
TENTANG PENULIS:

PELAJAR/MAHASISWI
WEBSITE/BLOG: http://rumahyutta.blogspot.co.id

Continue reading...